Wednesday, January 11, 2012

SINTERKLAS (sejarah tas ala2)


Lokasi: Mall

Dari dulu sampai sekarang, gue tuh selalu suka sama sosok Sinterklas atau Santa Clauss. Ya itu seorang bapak gendut, berjenggot putih yang baik hati. Menurut gue keren aja. Kemana-mana bawa tas merah gede. Yang paling oke, kerjaannya bagi-bagi hadiah. Selalu memberikan kebahagiaan sama orang lain.

Salah satu tempat yang gue suka adalah Mall, apalagi pas musim deket-deket Natal, hampir semua dekorasinya berwarna merah dan hijau, gambar Sinterklas dipajang dimana-mana. Di pintu Mall, di depan gerbang masuk lobi, di pojok, Sinterklas lagi terbang sama kereta terbangnya. Suasana Mall jadi hidup!.


Terlihat juga anak kecil lagi ngantri mau di foto sama Sinterklas, ada juga sih yang nangis karena takut sama dia, tapi rasanya semua orang jatuh cinta sama Sinterklas, cowok, cewek, anak-anak, bapak-bapak dan juga ibu-ibu.

Tapi kalau menurut gue, yang paling ngefans sama Sinterklas adalah para cewek. Kenapa begitu? Karena MEREKA SELALU MEMBAWA GEMBOLAN GUEDE YANG ISINYA MACAM-MACAM DAN DIBAWA KEMANA-MANA. :D



Dari yang warnanya merah, coklat, terus ada yang dikempit, di jinjing, dibawain sama pacarnya. Wah, Sinterklas pasti bangga banget sama para cewek.

Pernah gue tanya sama temen cewek apa aja sih isi tas kalian, masaolo kalah kantong doraemon. Oke coba kita cek list:

1. Dompet, terdiri dari: Dompet recehan, Dompet kartunama, Dompet uang, dll.
2. Pouch kecil, terdiri dari: Pouch untuk Make-up, untuk Alat tulis, untuk kabel-kabel, dll
3. Gadget things, terdiri dari: Blackberry / Iphone, Tablet / Ipad, dll
4. Parfum
5. Dll

Barang sebanyak itu terdapat dalam satu tas. Kalian pernah merhatiin ga sebuah kejadian ‘wanita ngoprek-ngoprek tasnya,’ serukan? :D

Oh wahai para wanita, apakah kalian tau siapa itu Perseus[1]? Ada sebuah cerita yang akan gue ceritain dan membuat kalian para wanita jatuh cinta sama dia


Begini ceritanya…

Di ujung sebuah jalan, terlihat kilau sinar warna-warni, sinarnya seperti terpental dari energi besar. Sesekali ada benda terlempar. Terdengar juga suara seperti orang sedang berkelahi. Rupanya Perseus sedang dihadang Monster. Dengan gagah perkasa, ia tangkis semua serangan monster.

Kali ini Perseus sedang berhadapan dengan Medusa, tau dong siapa Medusa? Iya, seorang wanita cantik berambut ular, dengan kesaktian siapapun yang melihat matanya akan berubah menjadi batu.

“Sssperseus.. sini lo kalo berani maju.. Jangan ngumpet lo..!!” Medusa mendesis memanggil Perseus.

Dengan strategi main petak umpet, dan berbekal sandal bersayap, helm gaib, pedang dan perisai cermin, akhirnya Perseus berhasil membunuh Medusa dengan memenggal kepalanya.

“Huahahaha, Medusa mati juga kau!” Perseus Jumawa. Di geretnya kepala dan kulit Medusa. Dari jauh terdengar suara Dewa Hermes[2] memanggil, “Hei Perseus, selamat ya!, waw itu kepala Medusa ya?”

“Iya dewa, akan hamba berikan kepada Raja Polidektes sebagai hadiah” jawab Perseus.
“Lalu.. itu.. hiii.. itu kulit apa sus?”
“Ini ya kulitnya Medusa dewa!”
“Buat apa dibawa-bawa kulitnya.. Iseng banget deh lo orangnya!”
“Hahaha.. dewa mau kulitnya?”
“Mau aja sih tapi untuk apa sus?”

Akhirnya diberikanlah kulit Medusa kepada dewa Hermes. Perseus, menjelaskan bahwa kulit dari Medusa bisa digunakan sebagai karung untuk membawa perlengkapan dewa Hermes yang amat sangat banyak, yang disebut sebagai Kibisis[3].


Itulah asal-muasal tas, tempat untuk membawa dan menyimpan. Zaman dahulu, tas juga berfungsi sebagai dompet.

Sementara di zaman lainnya, di dunia barat, terdapat sepasang suami-istri kaya raya, yang sedang ingin datang ke sebuah pesta.

“Sayang, buruan dong nanti kita ketinggalan pesta nih!!” teriak sang suami.
“Iya sayang sebentar, aku binggung nih, ini duit mau ditaruh dimana?”
“Ya taruh aja di kaos kaki seperti biasa sayang!” jawab kesal sang suami.
“Yey, ini duit angpao, aku malu ah, kalau nanti di meja resepsionis terus aku ambil uangnya dari kaos kaki, ga oke banget sayang!”

Akhirnya dihampirinya sang istri, dan karena dikejar waktu, secara buru-buru dan tidak sengaja sang suami mengambil uang sang istri dan memasukkan uang tersebut ke dalam bra sang istri. Alasannya simpel, karena disitulah tempat yang paling aman. Semenjak itu di Eropa, para wanita biasanya menyimpan uang di dalam kutang atau bra atau beha.

Beda benua, beda juga bentuk tas atau dompet, tempat untuk membawa dan menyimpan uang. Di Arab, dompet berupa kantung kecil yang diikat dipinggang. Tapi setelah banyak sekali kejahatan, maka bentuk tas atau dompet pun berubah.

Jadi bagaimana para cewek? Mau bilang apa sama Perseus? :D


[1] Perseus, adalah seorang pahlawan dalam Mitologi Yunani, dia juga seorang suami dari Andromeda. Sebuah legenda mengatakan bahwa dia bertubuh kekar serta sakti mandraguna.

[2] Dewa Hermes adalah salah satu dewa dalam mitologi Yunani, yang dianggap sebagai dewa keberuntugan, dewa pelindung bagi kaum pedagang dan juga dewa pengirim berita.
[3] Karung dalam bahasa Yunani

1 comment: