Showing posts with label Dongeng. Show all posts
Showing posts with label Dongeng. Show all posts

Saturday, May 24, 2014

Thames [sebuah kisah perjalanan]


Penat.

Rasanya semua tulang dibadan ini mau copot. Sepertinya angin segar dan sekotak kacang pistachio hangat yang kubutuhkan saat ini. Semoga saja masih ada yang jual di sepanjang sungai Thames ini.

Sial, tak kutemukan juga bapak tua penjual pistachio langgananku. Kulirik jam ditangan tanganku, oh pantes sudah jam 23.00.

Entah mengapa, aku suka sekali jalan dan menghirup udara di Thames. Sungai dengan panjang 204 km dengan kedalaman 24 m dan merupakan sungai yang membentang membelah kota London serta menghubungkan kota London dengan dunia ini langsung kujadikan tempat favoritku.

Hihiiii… terdengar suara ketawa anak kecil di belakangku. Rupanya masih ada juga orang yang seliweran jam segini. Kubalikkan badan, ada dua orang anak kecil bermain lari-larian. Hah, teringat kembali kedua anakku. Kangen aku pada mereka. Persis seperti mereka.

Andai saja kalian masih disini, sudah pasti kalian akan berlarian-larian di ‘city on a bridge’ dan bermain-main di sepanjang sungai Thames ini.

Ayah, kangen kalian.

Wednesday, May 14, 2014

TEH (naon eta, teh?) [Sebuah Kisah Tea Time]

Siang ini, gue gaya bet dah, bergaya Inggris gitu. Iya, gue lagi afternoon tea-an. SENDIRI. Sengaja, hari ini gak kemana-mana, setelah seharian beberes rumah.

Enak juga ya ternyata.. norak abis Jadi keingetan mbah putri gue yang suka banget sama teh. Dulu, waktu kecil setiap gue mudik ke Solo, sore harinya abis mandi, udah pasti mbah nyuguhin teh manis anget dan biskuit. Sambil di gudang sama beliau, gue dipangku disuapin teh manis anget sambil makan biskuit yang sebelumnya udah dicelupin ke teh anget itu. Jadi kangen mbah. :')

Ngomong afternoon tea, jadi inget kisah / sejarah tentang tradisi minum teh di Inggris. Beugh, kebayang pasti enak dan keren beeeet, kalo afternoon tea-nya di tokonya Twinings,  Inggris Raya. (Ya Allah, Anto mau ke Inggris). *usap muka*

Jadi, gini ceritanya...

Afternoon Tea, itu adalah salah satu tradisi penduduk Britania Raya (tradisi lainnya bisa kalian baca disini). Meski teh berasal dari Negeri Tembok Cina sana (nanti akan gue tuliskan di postingan yang berbeda), tradisi minum teh gak cuma ada di Asia aja, di Eropa juga ada. Salah satunya Inggris, yang udah terkenal banget dengan nama tea time atau afternoon tea.  

Teh, udah dikenal sejak tahun 2.732 SM, tapi gimana sih kok bisa masuk ke Inggris, trus jenis teh yang kondang banget disana apa dan kenapa budaya tea time itu erat banget sama kerajaan Inggris? 

SEMUA GARA-GARA PEREMPUAN YANG SATU INI : Catherine of Braganza
gambar diambil dari Wikepedia.

Tuesday, January 14, 2014

GANESHA, sebuah Legenda

Postingan ini merupakan lanjutan dari Jelajah Museum bareng @museumproject, @myartasya dan @faridardian menjelaskan mengenai sejarah Ganesha.

Sebuh ikon legenda yang dilambangkan dengan seekor gajah bertangan 4 berperut buncit, serta memiliki gelar sebagai Dewa pengetahuan dan kecerdasan, Dewa pelindung, Dewa penolak bala/bencana dan Dewa kebijaksanaan.

(photo: dokumen pribadi)

Ia dikenal pula dengan nama Ganapati, Winayaka dan Pilleyar. Dalam tradisi pewayangan, ia disebut Bhatara Gana, dan dianggap merupakan salah satu putera Betara Guru Siwa.

Patung Ganesha yang lengkap dan terbesar berada di dalam Museum Nasional di bagian gedung Arca. Ada 6 arca Ganesha, 4 duduk dan 2 yang berdiri.

Bagaimana cerita atau sejarah singkatnya Ganesha, beginilah..

Saturday, January 28, 2012

Manusia Super



Ada seorang anak laki-laki yang lincah sekali, namanya Eddie. Eddie mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang pahlawan. Ketika ditanya siapa pahlawan favoritnya, dengan cepatnya ia sebut, Gatot Kaca, Bima, Superman, Spiderman, wah hampir semua tokoh pahlawan super disebutkannya.

Setiap hari, selesai pulang sekolah Eddie selalu mengenakan sarung yang ia ikatkan di lehernya, dia andaikan itu sebagai sayap. Ia lari kesana-kemari bagaikan terbang, sambil mengeluarkan suara ‘wuzz..wuzz’. Julukan di keluarganya adalah, ‘Eddie si manusia super.’

Meskipun sering bermain, Eddie termasuk anak yang pandai, hampir selalu menjadi juara kelas di sekolahnya. Ketika belajar, ia menggunakan otaknya yang super untuk menghapal dan mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh bapak dan ibu guru.

Waktu berjalan dan Eddie pun beranjak dewasa, kali ini dia tidak menggunakan lagi sarung sebagai sayapnya, tapi ia gunakan mobil dan motor bertenaga super untuk mengantarnya menuju tempat rahasianya.

Malam semakin larut terlihat Eddie masih sibuk dengan pekerjaannya, bajunya lusuh, mukanya kusut, terlihat alis mata dikerutkannya, nampaknya ia sedang mengerjakan sebuah projek besar di kantornya. Sesekali ia minum kopi, untuk menjaga dirinya dari rasa kantuk.

“Ayo otak superku bekerjalah!” Eddie bergumam dalam hati. Kemudian ia melihat jam di dinding sudah menunjukkan angka 10, kasian Eddie pekerjaannya banyak sekali.

Pelan terdengar suara pintu dibuka, tapi Eddie tidak menyadarinya. Datang bayangan kecil berlari menghampiri, dan mengecupnya seraya berkata, “Halo Ayah, manusia superku, belum selesai ya kerjaannya. Ayo semangat pahlawanku. I Love You, Goodnight!’.

Tiba-tiba sebuah sinar besar muncul dan masuk ke dalam tubuh Eddie, sebuah energi yang mendorong otak supernya bekerja dengan maksimal, tangan supernya bekerja dengan cepatnya, dan akhirnya pekerjaannya perlahan selesai dikerjakannya.

Sekarang tiba saatnya Eddie terbang menuju dunia dongeng bersama ‘Psychic Girl’, superhero idola barunya. Dengannya Eddie dibawa ke sebuah tempat yang sungguh indah, tempat yang dapat melupakan kebencian dan membawanya bahagia.


Wednesday, January 11, 2012

SINTERKLAS (sejarah tas ala2)


Lokasi: Mall

Dari dulu sampai sekarang, gue tuh selalu suka sama sosok Sinterklas atau Santa Clauss. Ya itu seorang bapak gendut, berjenggot putih yang baik hati. Menurut gue keren aja. Kemana-mana bawa tas merah gede. Yang paling oke, kerjaannya bagi-bagi hadiah. Selalu memberikan kebahagiaan sama orang lain.

Salah satu tempat yang gue suka adalah Mall, apalagi pas musim deket-deket Natal, hampir semua dekorasinya berwarna merah dan hijau, gambar Sinterklas dipajang dimana-mana. Di pintu Mall, di depan gerbang masuk lobi, di pojok, Sinterklas lagi terbang sama kereta terbangnya. Suasana Mall jadi hidup!.


Terlihat juga anak kecil lagi ngantri mau di foto sama Sinterklas, ada juga sih yang nangis karena takut sama dia, tapi rasanya semua orang jatuh cinta sama Sinterklas, cowok, cewek, anak-anak, bapak-bapak dan juga ibu-ibu.

Tapi kalau menurut gue, yang paling ngefans sama Sinterklas adalah para cewek. Kenapa begitu? Karena MEREKA SELALU MEMBAWA GEMBOLAN GUEDE YANG ISINYA MACAM-MACAM DAN DIBAWA KEMANA-MANA. :D